"tulisan ini gw dedikasiin buat para pengguna kereta"
Tulisan ini gw tulis karena gw sering menaiki media transportasi ini dalam berbagai kesempatan..Yah maklum,sebagai mahasiswa jelata yang hidup di pinggiran kota, dimana jalan tol merupakan harga mati untuk sampai ketujuan apabila menggunakan kendaraan pribadi yang gw ga punya, sehingga media transportasi inilah yang paling efektif bagi gw guna mencapai tempat yang dituju, baik dalam hal ekonomis maupun waktu, namun tidak dalam hal kenyamanan..haha..Pokoknya gw udah banyak makan asam garam dalam urusan perkeretaan.
Didalam kereta selalu ramai oleh pedagang-pedagang,baik yang menjajakan barang dagangannya, belas kasihan, maupun jasa. Nampaknya kereta merupakan salah satu roda perputaran ekonomi yang cukup signifikan didalam sektor informal perekonomian kita, didalamnya sering terjadi transaksi-transaksi,yang walaupun dalam jumlah yang relatif kecil,namun menjadi signifikan karena dilakukan secara massal.
Oleh karena itu ditulisan ini gw bakal mendeskripsikan para pelaku ekonomi tsb(atau istilah awamnya adalah pedagang) dan jenis-jenisnya guna mengetahui lebih dalam mengenai corak ekonomi mereka(haha sotoy lw gan). Serta saran-saran dari gw agar memperoleh surplus konsumen sebesar-besarnya dalam bertransaksi atau menggunakan jasa mereka.
1.Pedagang "Rujak Sabang"
Haha..inilah the most abang-abang yang paling gw kenang karena sukses membuat dua orang temen gw jadi parno naik kereta.FYI rujak sabang adalah sebuah kudapan yang terbuat dari rujak yang didinginkan menjadi seperti es, dengan harga yang bersahabat bagi masyarakat awam,yaitu 500 rupiah untuk satu piecenya.Rujak sabang biasa dijajakan oleh abang-abang berseragam dengan menggunakan pengeras suara yang dihubungkan dengan tape rekaman yang berisi suara anak kecil meneriakan jargon "Rujak Sabaaang, Enaaaak deh, Mau? Beeeli..cuma gope' kok".
Walaupun namanya rujak,tapi rujak sabang memiliki varian rasa yang cukup lumayan beragam.Ada rasa stroberi,durian,nanas,dll..Pokoknya New zealand ice cream kalah jauh dah(dalam segi harga tentunya...hahaha)
Saran gw,berhati-hatilah dalam mengkonsumsi rujak sabang,karena temen gw pernah mendapati seseorang yang terjatuh dikereta akibat keracunan setelah mengkonsumsi rujak ini.Jadi lebih baik lihat tanggal kadaluarsanya dulu sebelum membeli(emang ada?hahaha)
2.Abang Tukang Banting Harga
Ini adalah sejenis pedagang,baik yang menjajakan buah,makanan,ataupun hal-hal lainya,yang gemar sekali membanting harga.Sekilas tampak baik,namun sebenarnya agak licik.Karena harga yang dibanting memang harga pokok sebenarnya.Modus abang ini adalah dengan menjajakan barang daganganya dengan harga yang lebih tinggi disatu gerbong,lalu setelah tidak ada yang tertarik membeli,harganya ia jatuhkan(bisa sampai setengahnya) guna menarik pembeli.Setelah itu ia akan pindah gerbong dan menjajakan dengan harga yang lebih tinggi lagi,kemudian menjatuhkan harga lagi,agar menimbulkan eksess bahwa abang ini sedang melakukan obral besar-besaran demi menarik calon konsumen.
Ini adalah contoh jargon yang sering ia pakai secara berulang(mungkin ia hapal diluar kepala)"Ayo-ayo,mangga harum manis(apapun tipe mangganya akan disebut harum manis) 10rb sekilo 10rb sekilo"...(sesaat kemudian) yaudah 5rb ambil 5rb ambil"..setelah ada yang membeli atau tidak,ia akan melangkah beberapa meter dan mengulangi modusnya.Terkadang ia menambahkan jargon "tinggal lima,tinggal lima,ayo ngabisin..ngabisin",padahal ia memang hanya membawa lima barang yang akan dijajakan,sisanya ia taruh disuatu tempat distasiun yang merupakan markas para pedagang ini yang akan ia ambil setelah barang yang ia bawa habis terjual.Dan akan mengulangi modusnya kembali,membawa lima barang dan mengulang jargon "tinggal lima".
Saran gw,lebih baik membeli setelah abang ini membanting harga,lalu tawar lagi harganya ke level yang lebih rendah. Biasanya abang ini mentolerir pengurangan harga yang cukup signifikan
3.Para Pramubakti(atau dalam bahasa awamnya,tukang bersih-bersih)
Ini adalah sekumpulan anak muda yang sangat mencintai keindahaan kereta.Salute for them.Mereka tidak menjajakan apa-apa,namun membersihkan sampah-sampah yang dibuang sembarangan oleh penumpang atau pedagang lainya.Mereka sangat berdedikasi tinggi dalam membersihkan gerbong,hingga ke kolong-kolong bangku pun mereka bersihkan.Lalu mereka akan meminta sedikit dari uang receh kita untuk keperluan makan.Diberi atau tidak,mereka akan tetap melanjutkan menyapu lantai,sungguh pemuda harapan stasiun indonesia.Namun sayang,mereka kurang mencintai keindahan lingkungan,karena sampah-sampah kereta mereka buang keluar melalui pintu gerbong.Mungkin ini diakibatkan kurang tersedianya tempat-pembuangan-akhir sampah di kereta.Yah mungkin itu akan menjadi homework bagi PJKA
Saran gw,ada beberapa Pramubakti yang merupakan pemakai aktif lem aibon sebagai zat adiktif.mereka akan membelanjakan uang yang kita beri untuk "ngaibon".Lebih baik memberi uang kepada mereka yang benar-benar mencari uang demi makan.Pramubakti pemakai dapat terlihat dai mata mereka yang merah dan gaya mereka yang linglung.Untuk membedakanya,toyor aja kepalanya,kalo marah berarti bukan pemakai,tetapi kalo dia terjatuh atau malah ketawa berarti dia pemakai.
4.Pedagang Yang menggunakan Pendekatan-pendekatan Marketing
Para pedagang ini terbagi lagi menjadi dua sub-kategori:
a.pendekatan try before buy
Pedagang ini biasanya membagi-bagikan barang daganganya kepada para penumpang,untuk diamati atau dibaca-baca(bila barang daganganya buku).Memberi kesempatan kepada konsumen untuk menentukan akan membeli atau tidak.Lalu ia akan menyambangi stu persatu calon konsumen dengan metode door to door,atau dalam hal ini chair to chair,guna mengambil uang dari barang yang dibeli atau barang daganganya apabila konsumen memutuskan untuk tidak membeli.Pedagang tipe ini termasuk pedagang yang mencerdaskan bangsa,karena dia mengizinkan kita untuk membaca bukunya tanpa harus membeli.
Saran gw,biasanya pedagang ini tidak memiliki alternatif dalam harga atau barang yang dijajakanya.Jadi buy it if u like it,or leave it..jangan coba menawar.
b.pendekatan demonstrasi
Pedagang ini biasanya membawa beberapa peralatan guna mendemonstrasikan barang daganganya.Lalu ia akan berkoar di depan khalayak penghuni gerbong tentang kehebatan barang daganganya.Para pedagang ini merupakan alternatif hiburan di kereta ketika gw jenuh,karena terkadang mereka menyajikan demonstrasi yang menarik dengan didukung aksi-aksi yang teatrikal namun terbungkus secara apik.Kata-kata yang dikumandangkanya sangat persuasif dan penuh dengan retorika,sehingga membangkitkan rasa penasaran calon konsumen
Saran gw,walaupun demonstrasinya menarik perhatian lw,jangan sekali-kali membeli dengan gegabah.Karena abang-abang jenis ini seperti pesulap,sangat lihai dalam melakukan intrik.Ditambah terkadang barang yang ia demonstrasikan berbeda dengan yang akan dijual (baik dalam segi kualitas atau memang barang yang sangat berbeda dalam utilitasnya).
5.Pengamen
Pengamen pun sangat beragam,diantaranya ada pengamen yang hanya bermodalkan tepukan tangan sebagai pembuat irama ketika bernyanyi(yang gw sebut "ibu-yang-membawa-anak sembari menyanikan lagu-barat-yang-sama-terus-menerus sampe gw bosen dengernya"),ada yang menggunakan full band lengkap dengan kontra bass,akordeon,biola,gitar,dan tam-tam sambil memainkan lagu-lagu yang lumayan berskill tinggi(keroncong,tembang-tembang lawas, dan bahkan gw pernah denger mereka bawain lagu spanyol,jazz,sama blues..gile,kalah gw..haha), ada juga yang menggunakan harmonika sebagai pengiring lagu-lagu sedih(bapak-bapak tua tunanetra dengan nada-nada minor harmonikanya yang menyayat hati..alah).
Para pengamen ini turut memeriahkan suasana gerbong dengan musik mereka.Dan mereka pun dengan senang hati bermain musik walaupun terkadang sedikit yang memberi mereka royalti.
6.Penjual iba
Untuk yang satu ini ga usah gw deskripsiin pasti udah pada tau.Ya,mereka adalah prduk sampingan dari kemajuan industri kota yang timpang,gembel dan sejenisnya.Di dalam kereta mereka terbagi dalam beberapa jenis.Diantaranya ada yang bermodus membawa anak,menyuguhkan kekurangsempurnaan fisiknya,dll.Biasanya mereka akan mengucapkan terima kasih dan doa sebagai timbal balik kerelaan kita menyisihkan sedikit uang kita untuk mereka,suatu hal yang mungkin akan lebih bermanfaat bagi kita dibanding jumlah uang yang kita sisihkan
Saran gw,kadang dengan uang receh lw yg lw kasih,bisa menghasilkan berkah yang sangat besar.Jadi saran gw,kalo lw ada duit receh lebih,mending lw kasih deh ke para penjual iba ini..Ga usah terlalu mikir "ah jangan-jangan cacatnya bo'ongan lagi".Siapa sih yang mau hina dengan ngemis kalo mereka mampucari duit segampang lw buang duit?
Yak itu adalah beberapa karakteristik pelaku ekonomi di dalam gerbong kereta..Sebenernya masih banyak sih jenisnya,karena didalam kereta itu sangat bervariasi pedagangnya..Mungkin gw lanjutin lain kali..Semoga berguna bagi lw-lw yang keseharianya harus naik kereta.
Matur nuwun
Kamis, 12 Februari 2009
Jenis-jenis pedagang di kereta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar