Rabu, 11 Februari 2009

"gua setut lu!!"

Oke..ketemu lagi.sudah siap dgn flashback selanjutnya? Jujur ini adalah flashback titipan seseorang..haha.mari kita selesaikan agar saya tidak ada hutang lg kpd yg bersangkutan,sekaligus menuntaskan sejumput dendam lama kepada yg akan saya bahas pd cerita dibawah.sejumput dendam,juga misteri.dan diakhir cerita,saya akan minta bantuan saudara pembaca.

Mari kita menaiki mesin waktu kita,kembali ke era saya.kurg lebih kelas 1 SMP,yah taroh aja 6- 7 tahun yg lalu.sejujurnya cerita2 sewaktu SMP mustahil untuk semuanya dituangkan disini,,Selain karena jumlahnya yg diluar satuan jumlah,Juga karena ingatan pribadi dan memori komputer saya tidak akan kuat untuk menampung semua cerita yg ada. Mungkin seiring berlalunya waktu,saya akan mengusahakan semua cerita2 td bisa tertuang di notes ini.

SMP saya terletak di Jalan Otto Iskandar Dinata
(biasa disingkat otista saja).Merupakan jalan pilihan utama yg dilalui Apabila kita akan ke ciputat dari arah Pamulang.Bila anda melewati jalan tersebut,Dan lalu melihat Toko Pemancingan Rizky (hehe) di sebelah kanan dan Optik kecil,maka anda akan menemukan gang kecil tepat disamping bengkel mobil yg cukup besar.Masuk ke dalam gang,kurang lebih 150meter anda akan menemukan palang penyambutan,Gerbang hijau,Dan warung nasi kecil2an milik ibu2 yg telah uzur,beserta pembantunya yg jauh lebih uzur. Disitulah SMP saya terletak,Cukup strategis (akses cabut banyak).

Oke,cukup latar belakangnya.Alkisah,saya masih duduk di bangku kelas 1.Sedang berjalan pulg dari sekolah (siang2,gtau ada acara apa,biasanya pulg sore) dengan 2 org karib saya.sebut saja Pranda dan Aga.Selayaknya anak kelas 1 SMP yg lagi lucu2nya,saya rasa adalah kewajiban saya terlebih dahulu utk menjelaskan gmana ciri2 kita pada saat itu.

Saya saat Itu sedang tergila2 dengan sepatu Homyped dilengkapi perekat Velcro tahan basah warna hitam,karena saat dipakai terasa amat ringan dikaki.Saya sewaktu itu hampir tidak pernah memakai kaos kaki krn menurut saya tidak efisien (di kelas nyeker,solat juga ga dpake kan?,main bola terus lagi,guna kaos kaki jd buat apa dong?).Baju rapih dimasukkan,dasi hijau sekolah kebanggaan bergantung2 di leher saya.saya yg sewaktu itu sudah br-minus cukup besar selalu memakai kacamata ber merk MICKEY MOUSE (sumpah ga boong) krn desainnya yg unik.

Pranda Mulya Putra Garniwa setai tiga uang,Baju rapih,rambut belah tengah ga niat,rambut kecoklatan,memakai sepatu Kodachi (merk negara mana wallahualam) yg hampir dijadikan sarang oleh kecoa rumahnya.Tas backpack biasa(palg isinya 1 buku buat main liga2an ama tool-box tamiya,maklum lagi booming berat).ciri fisik palg khas dari Pranda sampai skrg masih bisa ditemui,jadi tidak usah saya bahas(haha).Yg palg menarik perhatian adalah karib terakhir.

Aga Rasyidi Sukandar yg memakai sepatu kappa (ringannya kyak sepatu kungfu) dan kaos kaki selutut (maen bola dimana,tong?),Baju rapih bukan alang kepalang(ke sekolah bawa setrikaan kali),Rambut belah tengah pantat Madonna (kalo ini niat belah tengahnya),dan tampang alim seperti lulusan pesantren di Kairo,tas pastilah berisi segala macam buku (rumus cepat fisika,kimia ,biologi,teknik nuklir,dll haha ).benar2 kebanggaan keluarga Sukandar.

Mungkin ada yg nanya Kenapa saya harus repot2 menjelaskan karakteristik karib2 saya? Terutama si Aga?karena ini amat berkaitan dengan situasi yg akan saya jabarkan segera.Jadi di hari yg cukup terik itu,kami berjalan berdamping2an selayaknya karib2 yg masih jernih pikirannya.Mengobrol ttg apa saja,mau SMA dimana,persiapan menyambut liga sepakbola internal sekolah,tamiya,smack-down,dll.tanpa menyadari ada espass meluncur dr arah sekolah (belakang kita)r dgn kec. Kurg lebih 15 km/jam (ga seru ya? Silahkan tambahkan sendiri 1 nol dibelakangnya,mungkin anda bisa merasakan kepuasan tersendiri)

Obrolan sedang asyik2nya,Kami baru menyadari keberadaan si espass ketika semua sudah terlambat…braaakkkk (sebenernya ga segini bgt suaranya).si Aga ketabrak!!! (kaki lemasnya berbuah ia tersungkur 2 jngkal ke depan) Lucunya,setelah menabrak,barulah si sopir membunyikan klaksonnya (kebalik babi!).Si aga yg terlihat agak shock marapikan pakaiannya yg agak kusut sembari berusaha memahami apa yg baru terjadi (mungkin juga istighfar beberapa kali dlm hati,atau mungkin juga baca juz amma sekalian menyempurnakan hafalan yg diujikan minggu depan).Mukanya yg terkejut pus belah tengah kusut mungkin memancing kemarahn si sopir (lho kok dia yg marah?)….”woooiii..lu udah SMP bukannya tambah pinter malah tambah bego!!!! liat2 klo jalan (emang gua punya spion?,kontol)..” terlihat anak2 SD yg dia angkut tersenyum geli melihat para kakak2nya dihakimi si sopir (yg jelas2 pelakunya).Si Aga yg (dulu)bermoral mengikuti sunnah nabi segera meminta maaf kepada si sopir licik (muka si sopir kalo diinget2 kyak sersan jahat di film PLATOON)..”iya maaf pak,ga liat (emang ga liat lah kan dibelakang lu ga,you fucking geek!)…” sopir tidak menjawab,ia memilih injak kopling,ayun perseneling.lgsg jalan lagi.

Haha,bencana telah berlalu pikir kita bertiga.saya dan pranda serta merta mencela,”bego sih lo ga! Hahaha..kalo diceritain ama anak2 pasti pd ketawa…haha”.Tetapi mengapa espass didepan berhenti? Mungkinkah azab bisa menimpa dalam waktu begtu cepat? Mungkinkah tiba2 si sopir muntah belatung lalu meledak seperti telur bebek dlm microwave? (hidayah lg nge-hype abis).ternyata tidak,Ia memundurkan mobil,kembali ke posisi semula,dan penuh angkara ia berkata…”gua setut lu!!! Lu ngomongin gua!?! Ngatain gua bego!?!?!...”. setut? Apa itu setut? Ada hubungan darah apa dia dengan tutut (siti hardiyanti rukmana)? Lagian Cuma ditabrak ko jd urusan dgn kel.cendana bgini? Apa dikira kita telah berlaku makar dengan ditabrak espass ijo?

Apapun artinya,kita yg sudah ciut segala nyalinya pun mengelakkan tuduhan yg diajukan “engga pak..engga kok,kita ngatain dia.(sembari nunjuk si aga .”..”awas lu ya ngatain gua!!! Gua setut lu?!?!” another setut.another mystery.dan mobil espass pun pergi,kyaknya yg mendengar kita mengucapkan kata bego adalah anak2 sd itu,lalu mereka bilang kata bego itu kita tujukan kpd si sopir.(anak SD biadab,katanya SD islam,,,).Kita pulang penuh dgn kebingungan,selain dendam kepada sopir yg sejak itu kita panggil “si setut”.

Waktu berlalu,hampir semua kawan SMP sudah mengetahui kejadian yg melibatkan kita bertiga,dan si setut.Kita tidk pernah bertemu lg dengan si setut sejak kejadian itu,ada yg bilang mobinya jatuh ke danau pamulang lah,dirampok lah,Sakit misterius lah,dll.yg pasti,kita sering liat mobil espass nya terparkir tak berpenghuni saat kita istirahat siang (biasanya kita coretin gambar mr.P di jendelanya,dilepas2 pentil bannya,di ludah2in,dll).sampai pd waktu kelas 3 saya meihat a melintas ketika duduk di bangku milik TK sekolah kami,saya yg agak dendam,berteriak “woiiiii..kera!! dajjal! (makian islami bgt)..”tetapi itu hanya berbuah saya ditegur oleh guru TK yg jaga,dan saya tidak pernah ketemu si setut lg sejak itu.

Akhir kata,misteri masih berkata,saya sampai skrg pun masih bertanya.apakah arti setut itu sebnerny? Saya pernah meihat kawan kehabisan bensin mtornya,yg lalu minta di”setut” oleh kawan saya yg satu lg.Kawan saya segera mendorong footstep mtor yg habis bensin dengan kaki seiring dia mengendarai mtor juga mengiringi si “korban” habis bensin.

bila itu arti setut,trus apa makna si setut dulu?, apakah “gua setut lu!!” bermakna :”gua bkal dorong dgn kaki footstep lu,biar lu cpet nyampe rumah,seiring gua kendarai ini espass ijo”.Berarti bahwasanya itu bukan makian,melainkan tawaran pulg bareng,yg walaupun kedengaran kurang aman metodenya,tp patut diprtimbagkan.tetapi,apakh dia tidak menyadari bahwa seculun2nya kita dulu,tak mungkin kita memakai footstep mtor sbg aksesoris pakaian? Jadi,apa yg hrus didorong??apakah ikat piggang hitam saya yg kepanjangan ia asumsikan sbg footstep? Kenapa ia bisa salah? Apakh ia rabun? Kalo rabun,kenapa diterima jadi sopir anak SD yg notabene rata2 tidak berdosa dan tak patut dibahyakan?apakah ini konspirasi SD skolah saya utk menghabisi anak2 SD “tertentu”???dengan mengumpankan mereka pd oknum sopir rabun??

Nah,kita cross-check.bagaimana kalo yg dia maksud dgn setut itu adalah “pukul” atau “tabok” atau “smack!” atau “hajar,bakar,sepak,terjang,berang-berang” ? maka kita akan menemukan keanehan pd contoh teman saya yg kehabisan bensin.ia kehabisan bensin lalu minta “eh,setutin gua dong”,apakah berarti ia minta “eh,pukul gua dong” atau “eh,hajar gua dong”.kenapa ia harus berbuat destruktif seperti itu? Sebegitu putus asakah ia sehingga ingin bunuh diri karena habis bensin motornya? Ataukah ia mempunyai janji sehidup semati dgn si motor? (motor mati = pemilik mati)? Apakh ini trend terbaru? Sejenis trend bunuh diri massal bermotif motor sebagai spiritualitas (mungkin nama nabinya jadi Lia Motor)?

Lalu,nama apakah yg seharusnya kita pakai utk menggantikan nama si ‘setut’? apakah si “tabok,hajar,terjang,sepak” atau si “gua bkal dorong dgn kaki footstep lu,biar lu cpet nyampe rumah,seiring gua kendarai ini espass ijo”.?????misteri yg benar2 pelik..

Mengerti kebingungan saya? Help,anyone?

Tetapi,dibalik itu,berkat insiden ‘setut’.selain mempererat persahabatan saya,aga,dan pranda (terikat tali hubungan per’setut’an),saya pun bisa mengenang masa2 dahulu sesekali,kala terik siang Aga ditabrak dari belakang..dan si sopir berkata penuh angkara (dan segala misteri kata2nya)… “gua setut lu!!!!”..

Salut tangan kiri,

MIRZA FAHMI yg kemarin tdur ga pake kolor,lalu kejatuhan jam dinding tepat di si “fredo”nya..


0 komentar:

Posting Komentar